kau berdiri di antara ramai
tapi matamu terasa sunyi
kita bicara seadanya
tentang hujan dan jalan pulang
kau tertawa pelan sekali
seperti takut didengar malam
aku menyimpan suara itu
tanpa tahu akan kehilangan
dan sejak malam itu
ada yang berubah pelan
namamu menjadi tempat
yang sering kupikirkan
sebelum jarak menemukan kita
sebelum waktu pandai menyiksa
kau hanya seseorang
yang duduk terlalu dekat
di malam yang hampir kulupa
sebelum rindu menjadi rumah
sebelum tunggu terasa salah
aku hanya mengenalmu
sebagai suara yang hangat
di dunia yang terlalu lelah
tidak ada lagu yang diputar
namun malam seperti bernyanyi
mungkin sejak saat itu
aku mulai takut sendiri
dan sejak malam itu
aku sering kembali diam
mencari sisa langkahmu
di jalan yang tak pernah sama
sebelum jarak menemukan kita
sebelum waktu pandai menyiksa
kau hanya seseorang
yang duduk terlalu dekat
di malam yang hampir kulupa
sebelum rindu menjadi rumah
sebelum tunggu terasa salah
aku hanya mengenalmu
sebagai suara yang hangat
di dunia yang terlalu lelah
kalau aku tahu nanti sejauh ini
mungkin aku akan menatapmu lebih lama
mungkin aku akan menghafal caramu pergi
sebelum pergi menjadi kebiasaan
don’t fade away
not before i know
why your name feels like home
in a place i barely know
sebelum jarak menemukan kita
sebelum waktu pandai menyiksa
kau pernah jadi dekat
tanpa harus kugenggam
tanpa harus kuminta
sebelum rindu menjadi rumah
sebelum tunggu terasa salah
aku pernah mengenalmu
sebagai cahaya kecil
di malam yang terlalu lelah
aku tak ingat hari apa
hanya ingat kau ada
dan entah sejak kapan
itu mulai terasa cukup